30 Oktober 2026 | Pendidikan dan Literasi Digital  Polewali Mandar – Dalam upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab,
30 Oktober 2026

30 Oktober 2026 | Pendidikan dan Literasi Digital Polewali Mandar – Dalam upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab,

Kemampuan literasi digital menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki mahasiswa dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat. Literasi digital tidak lagi terbatas pada kemampuan mengakses internet atau menggunakan perangkat elektronik. Lebih dari itu, literasi digital mencakup kemampuan memahami, mengevaluasi, mengelola, dan menyampaikan informasi secara tepat, aman, serta bertanggung jawab. Dalam lingkungan pendidikan tinggi, keterampilan komunikasi digital memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas akademik, seperti diskusi daring, penyusunan tugas, presentasi digital, penelitian, dan kolaborasi antarmahasiswa. Mahasiswa yang memiliki literasi digital yang baik diharapkan mampu membedakan informasi yang valid dan tidak valid, memahami etika berkomunikasi, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana pengembangan pengetahuan dan keterampilan. Seiring meningkatnya penggunaan media sosial dan berbagai platform komunikasi, tantangan literasi digital juga semakin kompleks. Penyebaran berita palsu, pelanggaran privasi, perundungan siber, dan penyalahgunaan teknologi menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian bersama. Oleh karena itu, penguatan literasi digital perlu diarahkan pada pembentukan sikap kritis, kesadaran etika, dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi. Dalam konteks pembelajaran modern, pendekatan yang menggabungkan literasi digital dengan keterampilan komunikasi menjadi semakin relevan. Pengembangan model pembelajaran seperti CALLEdA-DigiComm dapat menjadi salah satu sarana untuk mendukung penguatan kompetensi tersebut. Melalui pendekatan pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan berkomunikasi secara efektif, bekerja sama dalam lingkungan virtual, dan memanfaatkan informasi untuk menghasilkan karya yang bermanfaat. Penguatan literasi digital juga diharapkan mampu mendorong terciptanya budaya akademik yang lebih terbuka terhadap inovasi sekaligus tetap mengedepankan etika, integritas, dan tanggung jawab sosial. Dengan meningkatnya kompetensi literasi digital, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi generasi yang mampu berkontribusi secara aktif, kreatif, dan positif dalam masyarakat digital.